This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 29 Mei 2014

Lanthing


Lanthing Yogyakarta.JPG
Lanthing (kadang disebut klanthing), merupakan makanan ringan sejenis kerupuk yang terbuat dari singkong berbentuk angka delapan atau lingkaran kecil seperti cincin. Asal mulanya hanya mempunyai rasa yang gurih dan asin tetapi sekarang mulai muncul aneka rasa seperti asin pedas dan rasa keju.

Daerah penghasil lanthing

Sate Ambal, Kuliner Khas Kebumen


Sate Ayam Ambal adalah salah satu jenis kuliner khas Kebumen yang namanya sudah tak asing lagi bagi Anda para penggemar sate. Masyarakat lebih mengenal makanan ini dengan nama Sate Ambal. Sesuai dengan namanya, makanan ini berasal dari sebuah desa di kawasan Kebumen, yakni di Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal.

Tidak hanya dapat ditemukan di Desa Ambalresmi saja, jenis makanan yang satu ini juga dapat Anda jumpai di kawasan lainnya. Meskipun demikian, Anda dapat merasakan keaslian rasa sate ini di daerah asalnya, yakni di Desa Ambalresmi.

Saat ini, sate ambal dapat Anda jumpai di sejumlah warung makan yang ada di Jalan Daenles Ambal. Kawasan ini merupakan salah satu jalan alternatif untuk menjangkau beberapa objek wisata yang ada di Purwokerto, Cilacap, dan Yogyakarta, sehingga untuk mencarinya Anda tidak akan merasa kesulitan.

Pada dasarnya, Sate Ayam Ambal ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan sate ayam lainnya yang lebih mengutamakan dan mengandalkan penggunaan bumbu kacangnya. Ciri khas sate ini sendiri terdapat pada cara pengolahan dan bumbu yang digunakannya.

Dalam pengolahannya, daging ayam diolah bersama dengan bumbu, kemudian sate dibakar di atas bara api. Karena daging yang digunakan telah dimasak terlebih dulu, maka daging sate ini akan terasa lebih gurih dan memiliki tekstur yang lembut kendati belum dibakar sekalipun. Saat dibakar, aroma khas dari sate ini sangat terasa menggiurkan untuk segera dicicipi.

Dalam penyajiannya, sate Ambal yang telah dibakar dihidangkan di dalam piring yang bumbunya disajikan secara terpisah. Selain itu, sambel yang digunakan pun berbeda sari jenis sate lainnya. Untuk Sate Ayam Ambal ini digunakan sambal tempe kedelai. Hampir sama dengan sejumlah jenis sate lainnya, sate ambal ini juga disajikan bersama dengan potongan ketupat yang disesuaikan dengan selera pelanggan. Anda bisa menikmati Sate Ambal ini dengan hanya mengeluarkan uang tak lebih dari Rp 8 ribu untuk satu porsinya.

Dawet Ayu


Dawet Ayu adalah minuman khas dari Banjarnegara. Dawet Ayu mudah ditemukan di pasar-pasar tradisioanl. Es Dawet Ayu Asli Khas Banjarnegara lezat serta segar dan sangat cocok diminum pada cuaca panas, es dawet dapat diminum panas atau pun dingin dengan menambahkan es batu. Rasanya yang segar, inilah keistimewaan serta keunikan minuman tradisional khas Banjarnegara yang satu ini.

Etimologi

Asal usul nama Dawet Ayu terdapat beberapa versi, diantaranya:

Versi Pertama

Ketua Dewan Kesenian Banjarnegara Tjundaroso mengatakan, dawet Banjarnegara menjadi terkenal awalnya dari lagu yang diciptakan seniman Banjarnegara bernama Bono berjudul ”Dawet Ayu Banjarnegara”. Pada tahun 1980-an, lagu dipopulerkan kembali oleh Grup Seni Calung dan Lawak Banyumas Peang Penjol yang terkenal di Karesidenan Banyumas pada era 1970-1980-an. Sejak itu kebanyakan orang di Karesiden Banyumas mengenal dawet Banjarnegara dengan julukan dawet ayu. Lirik lagunya sederhana, tetapi mengena. Lagu bercerita tentang seorang adik yang bertanya kepada kakaknya mau piknik ke mana? Jangan lupa beli dawet Banjarnegara yang segar, dingin, dan manis.

Versi Kedua

Ada cerita lain lagi soal kemunculan nama dawet ayu. Ahmad Tohari mengatakan, berdasarkan cerita tutur turun-temurun, ada sebuah keluarga yang berjualan dawet sejak awal adab ke-20. Generasi ketiga pedagang itu terkenal karena cantik. Maka, dawet yang dijual pun disebut orang sebagai dawet ayu.

Versi Ketiga

Keterangan Tohari sejalan dengan keterangan tokoh masyarakat Banyumas, Kiai Haji Khatibul Umam Wiranu. Menurut Wiranu, nama dawet ayu muncul dari pedagang yang bernama Munardjo. Istrinya cantik sehingga dawetnya disebut dawet ayu. Mereka sudah meninggal pada tahun 1960-an.

Perbedaan

Jika Es Dawet Jepara menggunakan sagu aren, maka sedikit berbeda dengan Es Dawet Ayu khas Banjarnegara yang menggunakan tepung beras dan tepung beras ketan.

Cara Pembuatan

Cara membuat Dawet Ayu 
 Larutkan tepung beras ketan dan tepung beras dengan air sedikit demi sedikit sampai air tersisa setengah. Masak sampai mendidih sisa air dengan air daun suji, garam, dan air kapur, matikan api, tuangkan adonan tepung pelan-pelan, aduk rata. Nyalakan kembali api, masak hingga matang dan kental sambil diaduk-aduk, angkat. Saat masih agak panas tuang adonan dawet ke dalam saringan khusus untuk dawet/cendol sambil ditekan-tekan. Tampung dawet dalam wadah berisi air matang dan bongkahan kecil es batu. Setelah mengeras, saring, sisihkan. Cara menyajikan: Tuang dalam gelas 2 sdm sirop gula merah atau sesuai selera, beri nangka, dawet dan es batu. Tuangkan santan 150-200 cc

Owabong


Wahana Obyek Wisata Air Bojongsari
Obyek wisata air Bojongsari atau lebih dikenal sebagai Owabong adalah tempat wisata keluarga yang memiliki wahana permainan berupa kolam renang, arena gokart, waterboom dan wahana air lainnya. Terletak di desaBojongsari kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga provinsi Jawa Tengah.

Sejarah Singkat

Berawal dari sebuah kolam renang pribadi yang dibuat oleh warga negara Belanda yang dibangun pada tahun 1946, kemudian diambil alih seorang keturunan Tionghoa bernama Kwi Sing. Pada tahun 2004 dibeli oleh PEMDA kabupaten Purbalingga yang akhirnya membangunnya sebagai sebuah wahana wisata keluarga dan diperluas hingga 4,8 Ha dari sebelumnya yang hanya 1 Ha saja hingga selesai dan diresmikan pada 1 Maret 2005.

Wahana Permainan

  • Kolam Olympic
  • Papan luncur, WaterBoom
  • Flying Fox
  • Kolam sesat
  • Pantai Bebas Tsunami
  • Kolam Pesta Air
  • Kolam Akhir
  • Kanal Arus
  • Kolam Terapi Ikan
  • Arena Gokart

Tawangmangu, Karanganyar


Tawangmangu
—  Kecamatan  —
Lokasi-Karanganyar-Tawangmangu.png

Peta lokasi Kecamatan Tawangmangu
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenKaranganyar

Tawangmangu adalah sebuah kecamatan di Kabupaten KaranganyarJawa Tengah. Kecamatan ini ternama karena merupakan daerah wisata yang sangat sejuk.
Tawangmangu dikenal sebagai obyek wisata pegunungan di lereng barat Gunung Lawu yang bisa ditempuh dengan kendaraan darat selama sekitar satu jam dari Kota Surakarta (Solo). Tempat ini sejak masa kolonial Belanda telah menjadi tempat berwisata. Obyek tujuan wisata utama adalah air terjun Grojogan Sewu (tinggi 81 m). Di tempat tetirah ini tersedia berbagai sarana pendukung wisata seperti kolam renang dan berbagai bentuk penginapan. Dari Tawangmangu dapat dimulai pendakian ke puncak Gunung Lawu (Pos Cemorokandang). Selain itu, dari sini terdapat jalan tembus yang menuju ke Telaga Sarangan diMagetan lewat Cemorosewu.
Tawangmangu berada pada arel pegunungan yang subur dikelilingi oleh hutan dan perbukitan. Namun demikian kota kecil ini telah terkenal hingga ke manca negara karena kawasan ini merupakan obyek pariwisata yang cocok untuk dijadikan pilihan saat berlibur maupun berdarma wisata.
Selain udaranya yang sejuk, keindahan alam di sekitarnya tidak kalah menarik dengan kawasan lain di indonesia, terlebih lagi didaerah ini terkenal dengan produksi pertanian penghasil sayur mayur selain dari keberadaan obyek wisata Air Terjun Grojokan Sewu. Tawangmangu sendiri telah menjadi pilihan bagi orang-orang perkotaan untuk membangun villa-villa, maupun berinvestasi dengan mendirikan hotel-hotel & penginapan.
Untuk mendukung kemudahan dalam mengakses daerah ini, pemerintah telah mengusahakan perbaikan jalur transportasi dengan melakukan perawatan jalan dan pembangunan jalan baru lintas provinsi dari Tawangmangu sendiri yang berada di Jawa Tengah ke arah Magetan Jawa Timur. Dan sampai dengan saat proses pembangunan jalan masih terus berlangsung melewati perbukitan dan melintas di tengah-tengah lahan pertanian yang asri dengan pemandangan elok di kiri dan kanan sepanjang jalan baru ini. Selain pembangunan jalan, pemerintah juga telah melakukan Rebuilding secara total Pasar Tawangmangu yang tadinya berupa pasar tradisional yang kumuh, kini telah berupa bangunan megah Pasar Wisata, diharapkan dengan rehabilitasi pasar ini para wisatawan yang datang ke Tawangmangu dapat dengan mudah dan leluasa untuk berbelanja segala macam jenis oleh-oleh, maupun hasil bumi dengan lebih nyaman. Tempat ini sebenarnya cocok untuk belajar mengingat udaranya yang sejuk, namun sayang ditempat ini pendidikan formal yang tersedia hanya setingkat SMP, sehingga mengharuskan warganya yang ingin melanjutkan studi harus pindah ke tempat lain (migrasi), Hal ini tentu saja tidak baik bagi pengembangan SDM masyarakat Tawangmangu. Ada beberapa lokasi yang sering menjadi lokasi tujuan wisatawan domestic maupun mancanegara, baik yang ada di Kecamatan Tawangmangu sendiri maupun daerah lain di sekitarnya yang dekat dapat diakses dari Tawangmangu, yaitu :
  1. Grojogan Sewu
  2. Air Terjun Pringgodani
  3. Puncak Lawu
  4. Sentra Tanaman Hias (Desa Nglurah)
  5. Bumi perkemahan
  6. Flying Fox